Waspada Bahaya Anemia Sel Sabit Pada Anak

Waspada Bahaya Anemia Sel Sabit Pada Anak

Waspada Bahaya Anemia Sel Sabit Pada Anak ,- Jangan anggap sepele terhadap anemia sel sabit yang anak Anda derita, karena dibalik penyakit ini ada bahaya yang mengintai dan bahkan dapat membahayakan nyawa sikecil.

Sebelum berakibat fatal, yuk ketahui apa saja bahaya anemia sel sabit pada anak yang perlu diwaspadai !!!

Waspada Bahaya Anemia Sel Sabit Pada AnakAnemia sel sabit (sickle cell anemia) adalah penyakit anemia turunan yang mengakibatkan tidak adanya sel darah merah yang sehat untuk mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh.

Umumnya sel darah merah berbentuk bulat dan bisa bergerak dengan mudah melalui pembuluh darah yang mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh. Namun pada anemia sel sabit, sel-sel ini berubah menjadi sabit, kaku dan lengket.

Dimana kelainan ini dapat mengakibatkan sel kesulitan bergerak melalui pembuluh darah, sehingga dapat memperlambat atau bahkan menghentikann aliran darah dan oksigen ke seluruh tubuh. Kondisi ini dapat memicu rusaknya jaringan dan organ-organ karena tidak mendapat cukup darah.

Penyebab dan Faktor Risiko Anemia Sel Sabit

Penyakit anemia sel sabit bukanlah penyakit menular, namun penyakit ini disebabkan oleh mutasi gen yang menjadikan molekul-moleku hemoglobin saling menempel dan mengeras ketika proses deoksigenasi (pelepasan oksigen dan penyerapan karbondioksida). Gumpalan ini dapat merusak bentuk asli sel darah merah, dari yang seharusnya menjadi sabit.

Anak berisiko terkena anemia sel sabit jika kedua orang tuanya merupakan pembawa penyakit ini. Tetapi jika hanya salah satu saja, maka anak yang dilahirkan hanya akan menjadi pembawa saja dan bukan penderita penyakit.

Gejala Anemia Sel Sabit

Biasanya gejala anemia sel sabit baru muncul setelah bayi berusia 4 bulan. Berikut beberapa gejala gejala anemia sel sabit yang sering terjadi, yaitu :

  • Penyakit kuning.
  • Tubuh terasa lelah.
  • Penglihatan terganggu.
  • Detak jantung tidak teratur.
  • Pertumbuhan bayi terhambat.
  • Nyeri dada yang tidak tertahankan.
  • Pembengkakan pada tangan dan kaki.
  • Luka pada kulit akibat sumbatan di pembuluh darah kulit.
  • Mudah terkena infeksi bakteri atau virus akibat rusaknya limpa (organ yang berfungsi melawan infeksi).

Seiring dengan pertumbuhan anak, nyeri dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya seperti ke daerah perut, tulang dada, tulang belakang, panggul, dan iga. Selain itu, anemia sel sabit juga berisiko memperlambat masa pubertas mereka di usia remaja.

Waspada Bahaya Anemia Sel Sabit Pada Anak yang Sering Tidak Disadari !!

Terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah dapat menurunkan fungsi atau bahkan merusak organ-organ tubuh seperti ginjal, limpa, hati atau bahkan otak, sebagai akibat dari terhambatnya aliran darah. Beberapa komplikasi yang dapat terjadi yaitu :

  • Ulkus kulit, anemia sel sabit dapat menyebabkan luka terbuka (borok).
  • Batu empedu, kerusakan sel darah merah menghasilkann zat yang disebut bilirubin dan dapat mengakibatkan batu empedu.
  • Kebutaan, terhambatnya aliran darah di dalam mata dapat menyebabkan kerusakan pada retina dan dapat memicu kebutaan.
  • Sindrom dada akut dan hipertensi paru, sebagai akibat sumbatan sel sabit di dalam pembuluh darah paru-paru. Kedua kondisi ini ditandai dengan gejala sesak napas yang tergolong mematikan.
  • Stroke, dapat terjadi jika sel sabit menyumbat aliran darah ke otak. Komplikasi ini ditandai dengan kejang, kelemahan atau mati rasa pada lengan dan kaki, kesulitan berbicara tiba-tiba, dan kehilangan kesadaran.
  • Priapisme, pada anak laki-laki atau pria mungkin mengalami ereksi tahan lama yang disertai dengan rasa sakit. Sel-sel sabit dapat memblokir pembuluh darah di penis yang dapat merusak penis dan menyebabkan impotensi.

Pengobatan Anemia Sel Sabit

Saat ini pengobatan anemia sel sabit hanya ditujukan untuk mencegah kekambuhan, meredakan gejala, serta mencegah munculnya komplikasi. Secara medis, pengobatan anemia sel sabit dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :

  • Transfusi darah, untuk meningkatkan jumlah sel darah merah normal dalam sirkulasi darah dan membantu meringankan anemia.
  • Oksigen tambahan, menghirup oksigen malalui maske pernapasan yang dapat menambah pasokan oksigen di dalam dalam penderita.
  • Transplantasi sumsum tulang, agar sumsum tulang penderita yang diganti dengan sumsum tulang donor dapat menghasilkan sel-sel darah merah yang sehat.
  • Mengatasi pertumbuhan yang terhambat, dokter mungkin akan meresepkan suplemen zat seng untuk menstimulasi pertumbuhan tulang dan otot. Dan untuk mengatasi masalah pubertas, dokter mungkin akan melakukan terapi hormon.

Selain dengan pengobatan medis, anemia sel sabit juga dapat ditangani secara herbal yakni dengan mengkonsumsi obat herbal yang terbuat dari bahan-bahan alami tanpa campuran bahan kimia obat (BKO) sedikitpun, jadi tidak akan menimbulkan efek samping dan tidak ketergantungan obat meskipun digunakan dalam jangka panjang.

*) Apakah ada obat herbal tersebut ?

“Ini Dia Walatra Gamat Emas Kapsul yang Dapat Membantu Mengobati Anemia Sel Sabit Secara Alami Hingga Tuntas”

Walatra Gamat Emas Kapsul merupakan ramuan tradisional ekstrak teripang emas yang dikemas secara modern dalam bentuk sediaan kapsul, sehingga mudah diserap oleh tubuh sikecil. Telah dilengkapi legalitas yang sudah berijin resmi di BPOM NO : POM TR 153385291 dan bersertifikat HALAL dari MUI.

Untuk Informasi Lebih Lanjut Mengenai Obat Herbal Walatra Gamat Emas Kapsul, Silahkan KLIK DISINI !!!

Waspada Bahaya Anemia Sel Sabit Pada Anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *