10 Ciri-Ciri Kista Ovarium Pada Tahap Awal

Ciri-Ciri Kista Ovarium Pada Tahap Awal

Sangat penting bagi setiap wanita untuk mengenali setiap gejala atau Ciri-Ciri Kista Ovarium Pada Tahap Awal. Karena jika kista dibiarkan tumbuh terus hingga membesar atau bahkan pecah, hal ini dapat menimbulkan bahaya serius yang bahkan dapat membahayakan nyawa.

Ciri-Ciri Kista Ovarium Pada Tahap Awal

Kista ovarium adalah kantung berisi cairan di dalam atau pada permukaan ovarium. Setiap wanita mempunyai 2 ovarium yang setiap bulannya akan melepaskan sel telur secara bergantian.

Kebanyakan wanita yang masih haid pernah mengalami kista di dalam ovariumnya, paling tidak sekali seumur hidupnya. Namun, kondisi ini tidak menyakitkan dan tidak berbahaya. karena kista ovarium ini dapat hilang dengan sendirinya tanpa perlu pengobatan.

Akan tetapi yang harus diwaspadai adalah ketika kista tidak hilang, semakin membesar dan pecah. Kista jenis inilah yang dapat menimbulkan Ciri-Ciri Kista Ovarium dan membuat penderitanya tidak nyaman.

Ciri-Ciri Kista Ovarium Yang Harus Diwaspadai

Umumnya kista ovarium yang berukuran kecil tidak menimbulkan gejala apapun dan dapat hilang dengan sendirinya. Namun, jika kista ovarium semakin membesar hingga pecah, hal ini akan menimbulkan beberapa gejala yang membuat penderitanya tidak nyaman.

Berikut Ciri-Ciri Kista Ovarium Pada Tahap Awal yang sering diabaikan oleh wanita :

  1. Nyeri Panggul

Ciri-Ciri Kista Ovarium Pada Tahap Awal yaitu rasa nyeri pada panggul. Yang mana gejala ini dapat dirasakan ketika menstruasi di hari ketiga atau di pertengahan masa haid. Rasa nyeri akan semakin intens jika kista semakin membesar seiring berjalannya waktu.

  1. Perut Membesar

Perut yang membesar dapat terjadi karena timbunan lemak. Namun bisa juga karena alasan lain seperti kista ovarium. Jika kista yang sedang tumbuh menyita ruang di perut, maka hal ini dapat mengakibatkan perut terasa di tekan dan penuh sehingga tampak membengkak.

  1. Nyeri Ketika Berhubungan Intim

Karena tumbuhnya kista ovarium terjadi dibagian tubuh yang β€˜padat’, maka tekanan yang terjadi dapat mengakibatkan rasa nyeri yang intens diarea perut atau panggul. Akibatnya ukuran kista yang membesar akan membuat penetrasi yang paling minim sekalipun, terasa luar biasa rasa sakitnya.

  1. Mual dan Muntah

Wanita yang menderita kista ovarium juga akan sering merasakan mual, muntah, dan terkadang disertai dengan nyeri pada payudara. Gejala ini terjadi karena ketidakseimbangan produksi hormon di dalam tubuh wanita yang mengalami kista ovarium.

  1. Menstruasi Tidak Lancar

Menstruasi yang tidak lancar juga dapat dialami oleh wanita dengan kista ovarium. Bisa jadi menstruasi menjadi lebih lama atau tidak datang setiap bulan, bahkan dua atau tiga bulan sekali. Selain itu, kista juga dapat menimbulkan nyeri di area panggul sebelum atau sesudah menstruasi.

  1. Sering Buang Air Kecil

Seiring berjalan waktu, kista ovarium yang tidak diobati akan terus membesar dan akhirnya akan menghimpit kandung kemih. Akibatnya, penderita pun akan sering buang air kecil karena ruang kandung kemih yang menyempit akan membuat air seni sulit untuk disimpan dalam jumlah banyak.

  1. Nyeri Ketika Buang Air Besar

Nyeri ketika buang air besar dapat juga dirasakan oleh penderita kista ovarium. Hal ini karena kista yang menekan lambung, usus, dan saluran kemih. Jika sakit yang dirasa tidak kunjung hilang, sering dan datang secara tiba-tiba, maka lakukan pemeriksaan secepat mungkin.

  1. Muncul Benjolan di Bagian Perut

Ciri kista ovarium yang satu ini sering terjadi pada perempuan yang berusia 50 tahun dan telah menoupause. Penanganan kista ovarium pada usia lanjut akan lebih sulit. Untuk itu, ada baiknya jaga pola hidup dan pola makan anda agar terhindar dari penyakit kista ovarium ini.

  1. Gangguan Makan

Wanita yang mengalami kista ovarium juga dapat mengalami gangguan makan. Jika tidka mengalami gangguan makan, kehilangan nafsu makan atau mudah kenyang padahla baru makan sedikit, dapat menjadi pertanda adanya kista ovarium.

  1. Pendarahan

Saat darah atau sisa cairan dari kista pecah, cairan ini akan masuk ke dalam perut dan keluar dari tubuh melalui vagina. Namun karena kista biasanya lebih rawan pecah ketika haid, maka kebanyakan wanita menganggapnya sebagai darah menstruasi biasa.

Itulah 10 Ciri-Ciri Kista Ovarium Pada Tahap Awal yang harus anda waspadai dan tidak boleh dianggap remeh.

Sebaiknya segera periksa ke dokter jika anda merasakan ciri-ciri kista ovarium diatas, hal ini agar anda mendapatkan pertolongan medis sebelum terlambat. Karena kista ovarium yang terlambat ditangani dapat berujung pada kemandulan, kanker ovarium bahkan kematian.

Bagi anda yang mengalami kista ovarium, sebaiknya segera tangani dan obati dengan Obat Kista Ovarium Tradisional yang berbahan dasar alami. Dimana pengobatan dengan cara ini banyak dipilih oleh para penderita kista ovarium karena tidak menimbulkan efek samping negatif bagi tubuh.

Demikian artikel singkat kami mengenai Ciri-Ciri Kista Ovarium Pada Tahap Awal. Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat bagi anda yang membacanya. Terimakasih telah berkunjung dan salam sehat. πŸ™‚

Posted by. www.gamatkapsulasli.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *